Faktaneritaindonesia.net, MINAHASA – Pada hari Selasa, 27 Januari 2026, mulai pukul 08.00 WITA, bertempat di Dapur Sehat Badan Gizi Nasional (BGN) SPPG Rerer, Dapur Mitra BGN Yayasan Romuung Sehat Bergizi yang berlokasi di Desa Rerer Jaga III, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa, telah dilaksanakan kegiatan Penyaluran Pembagian Makan Sehat Bergizi Gratis bagi siswa/i pelajar se-Kecamatan Kombi. Kegiatan tersebut mendapat pengawasan langsung dari personel Polsek Kombi guna memastikan pelaksanaan berjalan aman dan tertib.
Penyaluran Makan Sehat Bergizi Gratis ini menyasar total 1.304 porsi untuk 36 satuan pendidikan, yang terdiri dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK. Untuk makan pagi, distribusi diberikan kepada 7 TK dengan total 84 porsi, sedangkan makan siang disalurkan kepada 19 SD sebanyak 670 porsi, 7 SMP sebanyak 246 porsi, serta 3 SMA/SMK sebanyak 75 porsi, sesuai dengan data DAPODIK Diknasmen Pusat.

Menu makanan yang disajikan dalam program ini terdiri dari nasi putih, ayam kecap, tumis wortel sawi, tempe goreng, serta buah melon, yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mitra BGN Yayasan Romuung Sehat Bergizi sebagai dapur umum pelaksana.
Kegiatan penyaluran ini didukung oleh 35 personel pelaksana, terdiri dari 1 personel BGN, 25 personel Yayasan, serta 1 personel Polsek Kombi yang melakukan monitoring langsung di lapangan. Kehadiran aparat kepolisian bertujuan untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran proses distribusi makanan ke seluruh sekolah sasaran.
Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa kendala teknis berupa keterbatasan kendaraan operasional serta jarak tempuh antar sekolah yang berjauhan, yang menyebabkan keterlambatan pada sebagian proses penyaluran. Namun demikian, kegiatan tetap dapat diselesaikan dengan baik dan berakhir pada pukul 12.10 WITA.
Secara umum, penyaluran Makan Sehat Bergizi Gratis di Kecamatan Kombi berjalan aman, tertib, dan lancar, serta tidak ditemukan hal-hal menonjol selama kegiatan berlangsung. Polsek Kombi terus berkomitmen mendukung program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan dan kesehatan generasi muda, sekaligus memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif.
(Moka)





