Faktaberitaindonesia.net, JAKARTA- Musyawarah Nasional (Munas) V Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) berlangsung sukses dan kondusif di Gedung Auditorium Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) RI, pada 28–30 Januari 2026. Munas ini dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan dihadiri langsung Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto yang mengawal seluruh rangkaian kegiatan sejak pembukaan hingga penutupan.
Melalui mekanisme musyawarah mufakat, Munas V APDESI menetapkan H. Junaidi Mulyono, SH sebagai Ketua Umum DPP APDESI periode 2026–2031. Junaidi yang dikenal sebagai Kepala Desa Ponggok, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dinilai berhasil mentransformasi desanya menjadi salah satu desa mandiri dengan pendapatan miliaran rupiah melalui pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan sektor pariwisata.

Sebelum penetapan, Munas sempat diwarnai dinamika pemilihan antara dua kandidat kuat, yakni H. Junaidi Mulyono, SH dan H. Sumali, SE selaku Sekretaris Jenderal DPP APDESI asal Kalimantan Timur.
Di sela-sela Munas, Ketua DPD APDESI Sulawesi Utara, Luki Kasenda, SE, M.Si, mendapat perhatian khusus dari Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto. Sekretaris DPD APDESI Sulut Wanly Lempoy (Hukum Tua Desa Pinabetengan Selatan) bersama Wakil Ketua OKK DPD APDESI Sulut Arie Tulung (Hukum Tua Desa Agotey) mengungkapkan bahwa Luki Kasenda dipanggil langsung ke ruang kerja Mendes untuk pertemuan terbatas.
Dalam pertemuan tersebut, Mendes Yandri Susanto menekankan pentingnya menjaga persatuan dan soliditas organisasi dalam mengimplementasikan program-program strategis dan prioritas demi percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan desa. Bahkan, Mendes menyatakan komitmennya untuk melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Utara.
Luki Kasenda yang juga Hukum Tua Desa Kanonang Satu, Kecamatan Kawangkoan Barat, mengakui dirinya senantiasa meminta arahan dan masukan dari Senator Stefanus BAN Liow selaku Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi DPD APDESI Sulut dalam menjalankan peran dan tanggung jawab organisasi.
Momentum penting lainnya terjadi saat Pimpinan Sidang Munas meminta Menteri Desa dan PDT mengusulkan nama Tim Formatur yang mewakili unsur Ketua DPD APDESI se-Indonesia. Secara spontan, Menteri Yandri Susanto menyebut nama Luki Kasenda dari Sulawesi Utara.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Luki Kasenda menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan tersebut. Menurutnya, amanah sebagai Tim Formatur merupakan kehormatan besar, terlebih kepercayaan itu diberikan langsung melalui Pimpinan Munas atas usulan Menteri Desa dan PDT.
Tim Formatur sendiri akan bertugas menyusun struktur kepengurusan DPP APDESI serta merumuskan program kerja organisasi periode 2026–2031, selaras dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang telah ditetapkan dalam Munas V APDESI.
(Redaksi)





