Faktaberitaindonesia.net, Aceh Singkil – Kondisi memprihatinkan terlihat di halaman UPTD SPF SD Takal Pasir. Rumput liar yang tumbuh tinggi tanpa perawatan kini menjadi sorotan tajam publik. Bukan sekadar persoalan kebersihan, situasi ini dinilai sebagai bentuk kelalaian serius yang berpotensi mengancam keselamatan siswa-siswi., Kamis {02/04/2026}

Dari hasil pantauan di lapangan, halaman sekolah tampak tidak terurus. Rumput menjulang tinggi, menutupi sebagian area yang biasa digunakan anak-anak untuk bermain dan beraktivitas. Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda tindakan pembersihan, baik melalui pembabatan maupun penyemprotan.

“Kalau dibiarkan seperti ini, risikonya besar. Bisa saja ada ular atau benda berbahaya yang tidak terlihat. Ini menyangkut keselamatan anak-anak,” ujar seorang wali murid dengan nada kecewa.
Kondisi tersebut memicu pertanyaan serius dari masyarakat, terutama terkait pengelolaan Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Publik menilai, perawatan lingkungan sekolah merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya menjadi prioritas penggunaan anggaran.
Sorotan pun mengarah pada transparansi pihak sekolah. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai alasan terbengkalainya halaman sekolah. Minimnya keterbukaan ini memperkuat dugaan adanya masalah dalam pengelolaan anggaran.
Lebih jauh, peran komite sekolah juga tak luput dari kritik. Sebagai mitra pengawas, komite diharapkan mampu bersikap tegas dan responsif terhadap kondisi yang jelas terlihat. Namun faktanya, tidak ada langkah konkret atau sikap terbuka dari komite dalam menyikapi persoalan ini.

Situasi ini memunculkan tanda tanya besar: apakah fungsi pengawasan berjalan sebagaimana mestinya, atau justru ada pembiaran yang terus terjadi?
Kondisi halaman yang tak terurus ini menjadi cerminan lemahnya pengawasan dan tanggung jawab. Lingkungan sekolah yang seharusnya aman dan nyaman justru berubah menjadi area berisiko bagi peserta didik.
Masyarakat mendesak instansi terkait untuk segera turun tangan melakukan audit dan evaluasi menyeluruh, tidak hanya pada kondisi fisik sekolah, tetapi juga pada pengelolaan Dana BOS. Jika tidak segera ditangani, persoalan ini dikhawatirkan akan terus berlarut dan menggerus kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan di daerah.
Keselamatan anak-anak bukan untuk dipertaruhkan. Sudah seharusnya pihak terkait bertindak, bukan sekadar diam. (Syn).





